Warga Kota Medan berbondong-bondong menyerbu toko penjualan mesin jenset akibat pemadaman listrik yang terjadi sejak Jumat sore dan hingga kini masih berdampak di sejumlah wilayah. Sejumlah tokoh mengaku stok mulai menipis karena membeludaknya permintaan dari masyarakat. Sejak pagi hingga sore hari, puluhan warga mendatangi toko penjualan jenset di kawasan Jalan Pandu, Kota Medan, Sumatera Utara. Bahkan beberapa warga rela berebut untuk mendapatkan jenset karena stoknya terbatas. Warga merasa khawatir pemadaman listrik
terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Salah seorang warga mengaku membeli mesin jenset karena takut listrik akan padam dengan waktu yang lama. Sebab sudah sejak kemarin hingga hari ini listrik di rumahnya belum menyala. Ia mengaku terpaksa membeli mesin jenset untuk keperluan rumah tangga. Walaupun harganya mengalami kenaikan. Ia berharap listrik bisa dapat kembali menyala dengan normal. Sementara itu, pemadaman listrik massal atau blockout masih terus berlangsung hingga Sabtu malam di sejumlah kabupaten
dan kota di Sumatera Barat. Tak hanya gelap gulita, jalanan pun masih macet. Bahkan warga banyak yang berkumpul di stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU untuk mengisi daya ponsel mereka. Pemadaman bertahap karena perusakan jaringan interkoneksi di Muarao Bungi Jambi yang masih dalam perbaikan hingga hari kedua ini masih menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Padang gelap kulita. Seperti di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padang Barat yang terletak di pusat kota Padang.

Komentar