Nilai tukar rupiah berhasil berbalik arah pada perdagangan tengah hari Rabu, 20 Mei 2026. Setelah sempat dibuka melemah, rupiah akhirnya mampu menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga cenderung menguat. Berdasarkan data pasar spot hingga pukul 12.00 siang, rupiah berada di level Rp17.705 per dolar Amerika Serikat. Posisi ini menguatipi sekitar 0,006% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.706 per dolar Amerika Serikat.
Sebelumnya, rupiah sempat dibuka melemah 0,18% ke posisi Rp17.738 per dolar Amerika Serikat. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang bergerak variatif terhadap dolar Amerika Serikat. Yenin, Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,06%. Kemudian disusul peso Filipina dan dolar Singapura yang sama-sama menguat 0,05%. Yuan Cina juga ikut terapiasi 0,04% sementara ringgit Malaysia naik tipis 0,02%. Di sisi lain, beberapa mata uang Asia masih mengalami tekanan. [musik] Rupe
India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,36% terhadap dolar Amerika Serikat. UAN Korea Selatan juga melemah 0,22%. Disusul dolar Taiwan yang turun 0,11%. Sementara BAT Thailand terkoreksi TP sekitar 0,03%. Pelaku pasar saat ini masih mencermati arah kebijakan suku bunga global, pergerakan dolar Amerika Serikat, serta perkembangan geopolitik internasional yang dinilai terus mempengaruhi volatilitas pasar keuangan dan nilai tukar kawasan Asia termasuk rupiah. Keputusan bisnis terbaik datang [musik]
dari data bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan subscribe with Google. [musik] Download aplikasi kontan sekarang [musik] di App Store atau Play Store.

Komentar