Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / 9 Masyarakat Indonesia Disandera Oleh Israel, Kemenlu Menguatkan Perlindungan

9 Masyarakat Indonesia Disandera Oleh Israel, Kemenlu Menguatkan Perlindungan

Pemirsa, Kementerian Luar Negeri menyampaikan seluruh warga negara Indonesia yang berpartisipasi dalam misi kemanusiaan global Sumut Futila telah diculik pasukan Israel dalam operasi menyergapan kapal-kapal bantuan untuk Palestina sejak Senin 18 Meil. Penkapan 9 WNI yang kini telah berada dalam penyandraan militer Israel ini dilaporkan dalam tiga waktu berbeda. Perengkapan pertama terjadi pada Senin, 18 Mei dengan korban WNI sebanyak 5 orang. Mereka ditangkap militer Israel di perairan Cyprus di atas tiga kapal

berbeda, yakni Boloris, Argusluk, dan juga Yosef. Di kapal Bolise ada jurnalis Republika Bambang Noroyono. Sedangkan di kapalgurluk ada tiga WNI, yakni jurnalis Tempo Andre Pestio, fotografer Republika T Badai, dan Rahenro Herobon. Kemudian satu orang lainnya adalah aktivis kemanusiaan bernama Andi Angga yang berada di kapal Yosef. Selanjutnya perlengkapan kedua terkonfirmasi pada hari Selasa malam sekitar pukul 19.50 waktu Indonesia Barat. Dalam penyedkapan ini pemirsa, dua WNI yang disandra adalah relawan dari Dompet Dufa yang

menumpang kapal Zaipro. Mereka adalah Herman Budianto dan Ronggo Wirasang. Adapun dua WNI terakhir yang ditangkap Israel adalah Asad Aras Muhammad dari Spirit of Axa dan Hendro Prasteo yang merupakan relawan dari SMA 171. Keduanya berada di kapal kaser 1 dan kemen memastikan seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran tengah dimaksimalkan untuk bisa memastikan perlindungan penuh bagi para WNI yang diculik oleh Israel ini. Demikian akhir Jumat kita di Metro hari ini pemirsa. [musik] Ses lagi prime time

news akan hadir bersama Eva Won untuk Anda. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.

 

APBN Defisit Rp 164 T per April 2026! Pemerintah Memberitahu Keadaan Masih Batas Aman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *