Nama saya Pak Utinanto jabatan officer 25. Saya memohon kepada pemerintah dan perusahaan untuk segera memberi bantuan. Yang pertama bantuan makanan. Kedua bantuan evakuasi. Yang ketiga, Bang segera negisasi. Sebuah video yang menampilkan empat anak buah kapal ABK warga negara Indonesia [musik] yang bekerja di kapal tanker MT ANER 25 beredar di media sosial. [musik] Dalam rekaman tersebut, para kru meminta bantuan kepada pemerintah dan pihak perusahaan agar segera mengirimkan pasokan makanan sekaligus melakukan
proses evakuasi. [musik] Kapal tanker MT ANER 25 dilaporkan telah dikuasai [musik] kelompok perompak bersenjata di wilayah prairan Havun Somalia sejak 22 April lalu. [musik] Kondisi para awak kapal disebut semakin memprihatinkan setelah stok logistik di atas kapal mulai menipis. Chief Officer MTER 25 Wahudinanto mengungkapkan bahwa seluruh kru sangat membutuhkan bantuan secepat mungkin. Ia menyebut persediaan makanan telah habis sehingga para sandara hanya mendapatkan nasi rebus sekali dalam sehari untuk bertahan hidup.
[bernyanyi] [musik] Selain itu, mereka juga terpaksa menggunakan air tangki yang kondisinya tidak layak konsumsi. Kapal tersebut membawa 16 awak dari berbagai negara. Rinciannya terdiri dari 4 ABK asal Indonesia, 10 kru berkewarganegaraan Pakistan, serta masing-masing satu awak dari India dan Myanmar. [musik] Selain Wahudinanto, tiga warga Indonesia lain yang turut berada di kapal dan kini menjadi sandara adalah Asyhari Samadikun selaku kapten kapal, Adi Faizal yang bertugas sebagai second officer, serta
Fiki Muttaqin. [musik] Perwakilan kru asal Pakistan juga dikabarkan menyampaikan permohonan serupa ke pemerintah negaranya. Pemerintah Pakistan dan perusahaan pengiriman kami saya minta, sudah dua hari kami nggak tahu negosiasinya gimana, bahkan makan minum juga habis. Mereka cuma kasih kami sedikit nasi, jadi kami rebus selama dua jam terus makan dikit-dikit, dan cuma minum air dari tanki. Jadi saya minta banget ke pemerintah Pakistan dan perusahaan pengiriman supaya segera ditindaklanjuti.
muzakarat kari jay aur hum logo ko khele kiya jay thank you para awak berharap ada langkah diplomasi dan negosiasi yang serius agar seluruh sandara dapat segera dibebaskan dari penyandaraan kelompok perompak tersebut
Komentar