Terkait dengan kondisi terkini WNI yang diduga diculik Israel, kita akan langsung tanyakan kepada Maimun Herawati, koordinator GPCI dan steering komite GSF. Asalamualaikum ee Ibu Maimun, selamat siang. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Paki. Terima kasih sudah bersama dengan kami siang ini. Eh, Ibu Maimun, langsung saja apakah ada kabar terbaru terkait dengan ee WNI yang saat ini tengah menuju ke perairan ee Gaza begitu? Iya. Alhamdulillah ee 10 dari kapal global Sumut Flotila masih terus bergerak
menuju Gaza. Mohon doanya semoga berhasil mendobrak blokade ilegal yang dilakukan oleh Israel atas Gaza. Di dalam 10 kapal itu ee empat warga negara Indonesia ee berlayar. ee mereka ee jika diinginkan diketahui namanya ada Asad, Hendro, Herman, dan Ronggo eh relawan eh global Sumut Flotila. Sedangkan lima dari delegasi Indonesia, empat di tiga di antaranya wartawan, satu kontributor media, dan satu relawan kemanusiaan ee dipastikan diculik oleh Israel dari perairan internasional yang sebenarnya merupakan hak bagi siapapun
untuk melakukan perjalanan karena itu adalah daerah yang bebas untuk digunakan. Baik. Ee lalu kontak terakhir dengan lima orang warga negara Indonesia yang ee diculik oleh Israel. Eh kapan Ibu Maimun? Kami ada satu grup ee grup konting sampai sebelum kejadian ee teman-teman masih aktif di grup WhatsApp. Tapi memang begitu ada ee IDF mendekat ee protokolnya adalah begitu mereka terlihat kira-kira 10 m atau ee mulai apa namanya mengarahkan senjata, maka memang ee telepon itu harus dibuang ke laut. Jadi tidak ada komunikasi kepada
mereka ee karena dipastikan apa namanya gadget yang ee dibawa itu sudah dibuang ke laut. Baik. Eh, berarti pada saat ditangkap ee memang berada di perer internasional begitu Bung Maimun. Diculik begitu ya memang baik diculik oleh ee IDF, oleh Israel itu pada saat berada di pernasional dan saat itu ee kelima warga negara Indonesia itu ee sedang sedang melakukan apa di tempat di perairan sekitar Siprus itu, Ibu Maimun? Iya, ada di perairan laut internasional, tapi masih di dalam wilayah Search and Rescue
Crus. dan kami sudah mengirimkan ee apa namanya permintaan untuk ee ee pertolongan ee kebencanaan ya karena diserang ee akan tetapi tidak mendapatkan bantuan dari Sibrus seperti juga yang kejadian dahulu di Yunani. Apa yang kami lakukan? yang kami lakukan adalah membawa bantuan kemanusiaan berupa popok bayi, susu bayi, ee obat, ee ee peanut butter ee dan berbagai makanan yang tinggi protein karena Gaza dilaparkan dari yang seharusnya 600 truk diizinkan masuk ke Gaza. kurang dari 100 truk diizinkan masuk e dari 53%
tanah Gaza yang dibiarkan ee dimiliki oleh ee dari 53% ee yang dikuasai oleh IDF dan seharusnya mereka mundur kepada wilayah Gaza asli, mereka saat ini menguasai 62%. Jadi tidak ada gencatan senjata. Yang ada adalah ee 2 juta warga Gaza saat ini tinggal di lokasi yang tersisa 36% saja. ee di mana kalau mereka masuk ke wilayah 64%-nya mereka kemungkinan ditembak dan dibunuh. Ada 1000 ee 109 pengoboman yang dilakukan oleh Israel kepada Gaza setelah katanya dengancatan senjata. Ada 2.400 pelanggaran ee yang dilakukan oleh
Israel atas Gaza ee setelah katanya gencatan senjata. Jadi tidak ada gencatan senjata. Oleh karena itu, karena pemerintah di dunia gagal menghentikan genosida, maka kami warga sipil yang tergabung dalam global sumur flotila walaupun dengan segala keterbatasan, dengan kapal yang juga hanya sederhana, kami berangkat. Baik ee Ibu Maimun terima kasih banyak dengan apa yang sudah dilakukan begitu ee misi kemanusiaannya dan kalau boleh disebutkan kembali dipastikan ee siapa nama-nama dari lima e warga negara
Indonesia yang diculik oleh ee IDF. Baik, saya akan sebutkan nama lengkap beliau supaya apa namanya? Memudahkan ee teman-teman untuk ee mengingatnya. Ee Bapak ee yang sudah diculik itu adalah Ta Badai dari Republika, eh Bambang Norono dari Republika, Andre Prasetrio dari Tempo, Bapak Heru eh kontributor media dan Andi Angga dari Rumah Zakat. Baik, terima kasih Bu Y Maimun. Ee lalu terkait dengan penculikan ini, apakah ada keterangan ee dari IDF atau dari Israel sendiri yang ee disampaikan begitu?
Iya, kami mengikuti ee apa yang disampaikan oleh Israel melalui platform mereka di media sosial. yang sudah kami deteksi adalah beberapa konsulat dari negara-negara yang warga negaranya ee diculik mengatakan kemungkinan teman-teman kami akan dibawa ke Asdot dan teman kami dianggap sebagai teroris. Padahal aduh teroris masa bawa pamper ya enggak sih? Lalu kemudian ee apa namanya? Ee saat ini mereka ada di dalam kapal ee penjara di atas air yang kalau kami deteksi ee itu kapal yang sama kapal atau kapal yang mirip dengan
kapal yang ee sebelumnya pada tanggal 29 Maret ee 29 April maaf itu juga menculik ee 170 lebih sahabat-sahabat kami di atas perairan internasional. Baik, kalau kita melihat polanya dari ee sejumlah orang yang diculik oleh ee IDF eh kira-kira berapa lama ee kemungkinan dari warga negara Indonesia yang diculik ini akan dibebaskan? ee Bu Maimun saya mencoba berhitung ya, Bapak ya, kalau dari posisi sekarang sampai ke Asdot itu sekitar satu hari karena kapal mereka kapal yang cepat, maka ee seharusnya dari Asdot ee lalu
kemudian dibawa ke ee apa namanya? Ke tempat penawanan ee maka mungkin ada waktu 1 hari lagi dan semoga pemerintah Indonesia sudah mulai bergerak untuk membebaskan mereka. maka biasanya ee antara hari ketiga atau keempat maksimal hari kelima ee semoga sudah ee bisa apa namanya ee semoga sudah bisa kembali ke keluar dari ee penculikan Israel. Amin. Amin. Eh, Ibu Maimun eh lalu kalau dari rencana awal sendiri kapan rencananya dari ee kelima ee orang yang akan menuju ke Gaza ini seharusnya dijadwalkan lalu sampai kapan di sana
dan kapan ee keluar dari ee Gaza? Iya. Jadi kami itu terdiri dari 62 kapal. Akan tetapi memang beberapa kapal ee 22 di antaranya ee sebelum jadi berangkat itu hampir 80 kapal 22 dibajak di perairan internasional lepas Yunani dan sisanya kemudian ee berkumpul di Marmaris dan berangkat eh sebanyak 64 kapal eh eh di dalamnya ada kapal Freedom Flotila Coalition. Nah, rencananya adalah seharusnya 2 hari ke depan kami sudah sampai di Gaza. Di dalam kapal kami itu ada satu nama kapal namanya Family. Di dalamnya ada ee
puluhan ee dokter yang akan tinggal di Gaza membantu ee sistem kesehatan di Gaza. Karena semua rumah sakit di Gaza itu di dibom oleh Israel. Maka ee teman-teman yang lain ee walaupun sebagian ingin bertahan di Gaza ya, tapi kami sudah ada protokol yang akan kami lakukan adalah begitu mendarat di pantai ee mengeluarkan bantuan kemanusiaan ee bertemu dengan ee teman-teman di Gaza dan segera kembali menggunakan kapal yang sama menuju ee Marmaris. Begitu itu rencana awalnya. Baik. Eh, lalu Bu Maimun ee apa strategi
yang mungkin bisa dilakukan oleh ee kapal yang saat ini sedang menuju ke Gaza dari ada yang ada empat orang warga negara Indonesia di sana agar tidak kembali diculik oleh IDF? Ee Bu Maimun, kalau berbicara ini sebenarnya sudah masuk kepada ee sesuatu yang sensitif ya ee Pak ya. Saya ee apa e saya tidak tahu apakah ada nanti yang mendeteksinya begitu. Akan tetapi kapten eh fleet koordinator ee itu sudah membicarakan dengan baik ee bagaimana supaya ee gerakan ee nonviolence ini, gerakan damai ini ee ada yang bisa sampai ke
Gaza. Karena teman-teman di Gaza itu menunggu-nunggu Pak tiap hari beberapa kali sehari kami itu dikirimkan konten we are waiting for you. Jadi mesti ada yang sampai. Harapannya demikian. Mohon doa. Mohon doa semuanya. Amin. Kalau misalnya kita bisa hitung-hitung dari kebutuhan ee yang seperti tadi kan ada yang di bawah popok, lalu ada makanan tinggi protein dan kabarnya ada mainan juga di sana. Ee semoga kita berharap itu bisa segera sampai di sana dan misi kemanusiaannya bisa berjalan dengan lancar dan semua
orang yang ee pergi ke Gaza juga bisa keluar dengan selamat. Terima kasih banyak Ibu Maimun sudah bersama dengan kami. Sehat selalu dan semoga misinya berjalan dengan lancar. Amin.
Komentar
lagi-lagi isriwil selalu jadi biang kerok, indonesia harus lebih tegas menyikapi ini