Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Diduga Karena Saling Senggol Senggolan Joget, Pasukan TNI Menembak Sesama Pasukan TNI

Diduga Karena Saling Senggol Senggolan Joget, Pasukan TNI Menembak Sesama Pasukan TNI

Kami lanjutkan liputan 6 pagi. Seorang prajurit TNI tewas ditembak sesama prajurit TNI di tempat hiburan malam di Palembang, Sumatera Selatan. Ya, penyebab keributan diduga karena saling senggol saat berjoget. Hormat. Letutupan Salvo menjadi penghormatan terakhir buat [musik] jenazah Pratu Feriskal pada Sabtu sore. Almarhum dimakamkan secara militer di pemakaman umum Sematang, Borang. Pemakaman dilakukan setelah jenazahnya diautopsi di Rumah Sakit [musik] Bayangkara Muhammad Hasan, Palembang. Ratu Veriskal merupakan korban

penembakan sesama prajurit TNI di salah satu tempat hiburan malam di Kota Palembang pada Sabtu dini hari. Atas tragedi ini, keluarga korban menuntut keadilan. Harapan kami dari keluarga agar si pelaku ditangkap dan diusut tuntas. He. Karena bagi kami ini adalah terkait kemanusiaan. Sudah itu juga saya meminta Pangdam Du Sriwijaya agar memberikan atensi. Izin Bapak Pangdam supaya Bapak juga memberikan atensi terhadap perkara ini. Harapan kami hanyalah untuk agar rusut tuntas sampai ke akar-akarnya.

Peristiwa penembakan di tempat hiburan malam di Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang diduga dipicu saling senggol saat berjoget. Korban bersama rekan-rekannya sempat mengeroyok pelaku berinisial RN. Pelaku yang terdesak lantas mengeluarkan senjata api dan menembak korban. Kasus ini tengah ditangani oleh Pom Dam 2 Sriwijaya. Pihak kafe membenarkan kejadian nahas tersebut. Beberapa pegawai telah diperiksa penyidik polisi militer. Bukti berupa rekaman CCTV juga telah diamankan. Kejadian ini sangat tidak kami inginkan.

Tapi yang namanya apa? kami susah ya bicaranya dari prosedural sudah upaya maksimal dari kami seperti itu. Lebih dari itu kami hormati proses dari apa Denpom untuk kronologis kami tidak bisa berbicara itu lebih detail lebih banyak kami serahkan proses hukum yang sudah berjalan. Menanggapi peristiwa kelam ini, Kodam Du Sriwijaya buka suara. Kapendam 2 Sriwijaya Ledkol Infantry Yordania mengatakan Pangdam 2 Sriwijaya telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan mendalam agar tidak terjadi kesimpang siuran

pemberitaan maupun berkembang opini keliru di masyarakat. Muhamad Ardi melaporkan dari Palembang, Sumatera Selatan.

Efek BI Rate Naik Jadi 5,25%: Membayar Bunga Sangat Mahal, Perputaran Duit Semakin Dikit

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *