Kesehatan
Beranda / Kesehatan / Kemenkes Membongkar Alias Virus Hanta di Kapal Pesiar, Kenyataan Berbeda dari Indonesia!

Kemenkes Membongkar Alias Virus Hanta di Kapal Pesiar, Kenyataan Berbeda dari Indonesia!

Virus hanta di kapal pesiar bikin geger. Tapi Kemengkes langsung buka suara dan mengungkap fakta penting. Virus yang ditemukan ternyata berbeda dengan yang selama ini ada di Indonesia. Lalu apakah virus ini bisa menular antar manusia? Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akhirnya menjelaskan soal temuan hanta virus di kapal pesiar MV Hondius yang sempat membuat publik khawatir. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemengkes, Andaguni mengatakan bahwa virus yang ditemukan di kapal pesiar tersebut

merupakan tipe hanta virus pulmonary syndrome atau HPS. Menurut Andi, tipe virus ini berbeda dengan hanta virus yang selama ini ditemukan di Indonesia. Ia menegaskan kasus anta virus di Indonesia merupakan tipe hemorhegic viver with renal syndrome atau HFRS yang sudah ditemukan sejak tahun 1991 dengan Strain Soul Virus. Sementara itu, tipe HPS yang ditemukan di kapal pesiar MV Hondius lebih banyak ditemukan di wilayah Amerika Selatan dan belum pernah dilaporkan di Indonesia baik pada manusia maupun pada tikus.

Kemengkes juga mengungkapkan selama periode 2024 hingga 2026, Indonesia tercatat memiliki 23 kasus anta virus tipe HFRS dan tidak ditemukan kasus tipe HPS. Penjelasan ini menjadi penting karena tipe HPS diketahui memiliki karakteristik berbeda. Menurut Andis Guni, HPS dapat disebabkan oleh strain andes virus yang dalam sejumlah penelitian disebut bisa menular antar manusia melalui kontak er rat dan berkepanjangan. Namun untuk tipe HFRS yang ada di Asia dan Indonesia hingga kini belum ditemukan bukti penularan antar manusia.

Kemengkes juga mengingatkan bahwa faktor utama penularan hanta virus di Indonesia tetap berasal dari kontak dengan tikus atau celurut. Penularan bisa terjadi melalui gigitan, urin, feses, hingga debu yang telah terkontaminasi virus. Kelompok yang berisiko tinggi antara lain petugas sampah, petani, hingga masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir atau bangunan lama yang menjadi sarang tikus. Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan waspada terhadap paparan tikus, terutama

saat musim banjir dan di area lembab yang jarang dibersihkan. Keputusan bisnis terbaik datang dari data, bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan subscribe with Google. Download aplikasi kontan sekarang di App Store atau Play Store.

Pidato Di Sebelah Macron, Prabowo Memberi Instruksi Sekolah Belajar Bahasa Perancis!

 

Komentar

  1. Dadang berkata:

    Virus kantor tikus kantor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *