Kasus oknum Kiai Cabul di Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah kini tengah didalami oleh pihak kepolisian. Belakangan korban dari oknum kiai tersebut mulai bersuara menceritakan modus yang selama ini dilancarkan pelaku bernama Ashari tersebut. Seorang pria bernama Sofi dalam aksi penggerudukan di rumah Asari, Sabtu, 2 Mei 2026 mengungkapkan dirinya sudah mengabdi selama 11 tahun kepada pelaku. Sofi baru bisa melepaskan diri pada tahun 2018 lalu. Kepada wartawan, Sofi menceritakan bahwa dirinya bukan hanya saksi, tapi
juga korban pemerasan. Selama lebih dari satu dekade, Sofi dipaksa bekerja tanpa upah untuk membangun sejumlah bangunan seperti pondok pesantren hingga musala. Bahkan Sofi juga diperintah untuk berbohong kepada orang tuanya demi mengalirkan uang kepada pelaku yang kini jadi tersangka tersebut. Kepatuhan para pengikut menurut Sfi lantaran didasari klaim tersangka sebagai sosok Harikul, adah atau wali yang memiliki kemampuan di luar akal manusia. Tersangka sering disebut menunjukkan kemampuannya menebak
peristiwa di masa depan seperti waktu kematian anggota keluarga hingga waktu perkiraan dan jenis kelamin bayi yang lahir. Hal itulah yang membuat para pengikutnya percaya terhadap Ashari. Ashari juga mengaku sebagai keturunan Nabi yang harus dimuliakan. Kepercayaan dari para muridnya itulah yang kemudian membuat Asari memperdaya mereka dan melakukan pelecehan seksual. Sofi bahkan kerap melihat perilaku asusila yang dilakukan Ashari di depan umum terhadap santriwati hingga istri pengikutnya. Kini Sofi berharap kesaksiannya dapat
mendorong korban lain yang masih takut agar berani bersuara. Dikatakan olehnya bahwa selama ini Asari selalu mengintimidasi para korban agar tidak bersuara mengenai aksi bejatnya tersebut. Terlebih kini, polisi sudah menetapkan Ashari sebagai tersangka kasus pencabulan. Baik. Ini pengin memberi keterangan korban-korban. H. Jenengan tadi apa katanya korban dari Pak Kiai Azari ini ya? Mungkin bisa diceritakan korban dalam hal apa Pak? Dalam harta benda. Eh, gimana ceritanya? Ya kawit tahun 2008 iku sambatan Reno
Wengi sampai bahasa Indonesia nggih. Mohon maaf. Iya. Mas Jingan kerja tapi enggak dibayar gitu ya. Ya. Iya. Malah kalau punya uang itu saya setorkan sama dia. Oh gitu. Wong tahun 2008 itu saya disuruh ngaku sama orang tua saya kalau saya mondok di Amsilati Jepara biar apao wong dari orang tua saya bisa masuk di sini dari 2008 iya sampai 2018 sampai 2018 itu sampai berapa uang Mas yang sudah dikasihkan ke Wah ya banyak enggak terhitung Mas tenaganya aja sambatan di musala itu Rino Wengi terus di sini juga siang hari
malam hari sambatan terus itu banyak ya Mas Masak kalau apa 2009 pernah jual tanah Rp9 juta. Mas, kenapa dulu sampean mau untuk menyerahkan uang dan juga membangun? Karena saya anggap dia itu waline Gusti Allah khaliful Adah. Dia tahu semuanya mbah saya akan meninggal. Dia tahu ini Mbah Mipati jam semit semit dia tahu adik saya mau melahirkan jam 11. 11. malam itu disuruh ngbil adik saya. He. Nanti anak melahir jam 12 cowok nanti kasih nama ini. Itu ya terjadi sesungguhan. Oh karena itu jenengan percaya waktu itu
ya. Iya. Karena menganggap dia itu waline Gusti Allah qariqul adah yang menulayani ada. Mulai mulai sadar kalau diperalat kapan Mas sebenarnya? Ya mulai keluar itu 2018 itu keluar itu karena kemauan sendiri atau sudah selesai ngaji atau gimana? Enggak karena apa? Sertifikat rumah saya diambilkan hutang tapi tidak dibayar. gitu. Terus saya kan bingung enggak kerja bayarnya gimana. Terus sama diomongi orang Pak Imam Pak Imam Telow Wong wungu mosok urip kok budak ngene terus ora memikir masa depan
dan lain sebagainya. Nggih. Pak jenengan datang ke sini itu awalnya pengin ngaji atau kerja Pak Suleh? Waktu awal masih awal niat mulai ikut Pak Azari Azari ya diajak berjuang itu gitu ya. Enggak ngaji, enggak kerja diajak berjuang itu katanya. Nah, selama itu pernah lihat perilaku menyimpang enggak dari Azari terhadap santri-santri perempuan? Ya, itu tadi paling salaman di istri saya juga begitu kalau salaman dicium kanan kiri, batuk, lambe juga bibirnya juga dicium. Heeh. Iya. Dan banyak santri-santri yang mengalami
itu, banyak, Mas, ya? Banyak hampir semuanya. He. Doktrinnya itu apa? Dunyo sakisine iki kok nure Kanjeng Nabi. Nah, itu kan ada hadisnya benar. Tapi terus ditambahi orangnya sendiri. iki halal kanggo nabi karo ketutunan kanjeng nabi. Dadi umpamane bojomu dikawin keturunane kanjeng nabi yo halal. H ngoten doktrine. Jadi umpama saat itu istri saya dikaw dia saya juga merelakan. Mas tadi sempat bilang kalau ada raja khari adah Mas tadi sempat bilang kalau ada satu yang melapor malah difitnah itu gimana
Mas? Ya, ini yang melapor ini yang sudah nyewa pengacara, sudah nyewa intel. Tahun 2024 saya itu diparani intel dari pihak pelapor itu. Heeh. Ya, katanya itu sudah di visum Bu Saskia putrinya Pak Zakaria itu dokter itu benar-benar sudah enggak anu sudah dibisem itu. Tapi kok terus enggak ada kelanjutannya? Enggak tahu, Mas. Mungkin yang perilaku menyimpang lainnya, Mas. Selain mencium mungkin yang loh kalau melakukan zina kan enggak ada yang lihat, Mbak? Paling kalau jagong terus cewek-cewek dirangkuli. Turun
kalau dirangkuli itu sudah biasa. Banyak yang lihat itu. Tapi didiamkan ya, Pak ya. Loh, didiamkan karena orangnya mengaku khulah. Wali sing nulayani adat. Wali sing nulayani adat. Ngak begitu. Jangan lupa subscribe ya. Yeah.

Komentar